Tampilkan postingan dengan label Komunitas ft Kampung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komunitas ft Kampung. Tampilkan semua postingan
~ALAM DAN PELATARAN SEBUAH KAMPUNG~
------------------------------------
Besok Tgl 15 Maret 2020 adalah hari bersejarah buat kampungku, Jikalau nanti anak dan cucuku membaca status ini, jaga dan lestarikan alam di kampung ini untuk generasi selanjutnya dan buatlah sebagai ladang amal keluarga kita.

Pohon adalah tempat menumpang hidup,'' kata penyair dan filsuf asal Jerman, Herman Hesse.
''Dari pohon, kita bisa melatih kepekaan dalam mendengar... pohon itu rumah. Pohon itu sumber kebahagiaan.''
Semua orang pasti tahu apa arti penting pohon bagi dunia dan bagi kehidupan kita, akan tetapi berapa banyak orang yang sadar apa sih sebenarnya arti pohon bagi kehidupan kita?
Memberi oksigen, Mencegah banjir, Mencegah longsor dan sebagainya.. itu didalam percakapan dan debat-debat kita.. tetapi faktanya ? saat semua tau bahwa pohon itu pemberi oksigen bagi kita, masih banyak juga yang menebangnya, kita semua tau bahwa pohon dapat mencegah banjir tetapi masih banyak juga pohon yang mengaliri sungai-sungai kita, semua tau bahwa pohon bisa mencegah longsoran tetapi masih banyak juga yang cuek terhadap kegunaan pohon di pinggiran sungai dan tebing. Coba tanya dalam hati, apa sih kegunaan pohon bagi kita? Sudahkah kita mengerti sepenuhnya? Atau hanya sekedar tau bahwa pohon itu penting? Atau hanya untuk memenuhi memori di otak kita? Sudah saatnya berbuat. Gak zaman lagi berkata tanpa ada perbuatan.
Oi Malang Reresik dan Tanam Pohon di Kampung Adat


Oi Malang Reresik dan Tanam Pohon di Kampung Adat

Oi Malang Reresik dan Tanam Pohon di Kampung Adat


Oi Malang Reresik dan Tanam Pohon di Kampung AdatOi Malang Reresik dan Tanam Pohon di Kampung Adat
Oi Malang Reresik dan Tanam Pohon di Kampung Adat
- SALAM -
Perubahan cuaca merupakan dampak dari ketidak berimbangan alam, ekologi yang mengalami banyak kerusakan. Penebangan hutan, pencemaran lingkungan dan rusaknya ekologi air dan kali adalah tanggung jawab manusia. Karena manusialah yang banyak berperan dalam rusaknya alam ini. Sebagai tanggung jawab kami masyarakat Busu, BPK Oi Malang Raya, bersinergi untuk mencegah kerusakan alam yang memang semakin parah ini.Dan oleh karena itulah, Kami ingin mengetuk dan merangkul semua orang yang berfikiran dan mempunyai kegelisahan yang sama atas bencana ekologi yang menghantui kita bersama ini. Kami mengundang semua elemen lapisan masyarakat untuk bersinergi dalam kegiatan tanam pohon dan reresik Kali yang mana adalah muara dari beberapa aliran sungai yang mengaliri Jabung dan sekitarnya. Kita bergerak dari muara, seperti air mengalir ke bawah. Muara bersih lestari niscaya aliran ke bawah akan terus jernih.

Ayo bergerak bersama, dan bila mempunyai bibit pohon apapun bisa ditanam di bantaran muara sungai dusun Busu ini.

*Sendiri kita setetes, bersama kita samudera*

Merah Berani. Putih Suci.
Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73. Masyarakat dusun Busu mengadakan Upacara Bendera yang bertempat di lapangan dusun Busu.



Kali ini kita akan membahas tentang apa itu upacara Bendera.
Jadi  upacara bendera merupakan  pencerminan dari nilai-nilai budaya bangsa. Yang merupakan salah satu pancaran peradaban bangsa. Dan ini adalah ciri khas yang membedakan bangsa kita dengan bangsa lain.

Pada upacara bendera terdapat langkah-langkah yang harus disusun yang disebut Tata Upacara Bendera. Tata upacara bendera adalah tindakan maupun gerakan yang dirangkai dan ditata dengan tertib dan disiplin.

Mengapa perlu Upacara Bendera?


Dalam upacara bendera sederet acara di gelar yang semuanya bermuara pada kedisiplinan dan jiwa nasionalisme. Mulai dari yang kecil atau anak-anak dibariskan secara rapi, sampai dengan pembubaran barisan setelah selesai melakukan upacara bendera.

Upacara bendera mengajarkan kita untuk membiasakan disiplin, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, membiasakan berpenampilan rapi, meningkatkan kekompakan dan kebersamaan, menumbuhkan jiwa nasionalisme.

Upacara bendera juga mengajarkan pada kita untuk mengenang jasa para pahlawan, mendoakannya, dan menyanyikan lagu-lagu nasional. Yang membuat kita mengetahui sejarah bangsa Indonesia dan menanamkan jiwa patriotisme di kalangan anak muda yang gagah perkasa.

Berdiri dan menghormat kepada bendera sang saka merah putih dengan diiringi lagu Indonesia Raya. Jika kita mampu berdisiplin, maka pada saat pengibaran bendera itu, hati kita akan bergetar sekaligus bangga karena sang merah putih berkibar dengan gagahnya.

 Di situlah tergambar bahwa kita adalah bangsa yang sudah merdeka dan berdaulat. Merdeka karena jasa para pahlawan kita yang gagah berani mengusir para penjajah dari bumi Indonesia tercinta.

Kita mendapatkan nilai-nilai positif untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai positif seperti gotong-royong dalam kebersamaan, kegigihan, dan semangat pantang menyerah, serta mengutamakan keharmonisan dalam kebhinnekaan. Semua itu mengarah pada satu tujuan bersama.



Semoga Allah SWT melimpahkan taufik dan rahmatnya kepada bangsa Indonesia, menjadi bangsa yang adil dan makmur. Menjadikan dusun Busu ini kampung yang senantiasa menjaga kerukunan, gotong royong dalam kebersamaan, saling menjaga dan mengasihi sesama makhluk yang ada di bumi.



Sonjo Deso Nyambung Dulur. Begitulah sebuah slogan yang tertulis pada bagian punggung kaos Kecamatan Jabung Bersatu. Yg mana slogan tersebut memiliki arti kurang lebih "berkunjung ke desa menyambung saudara". 


Pada hari Minggu tanggal 25 Februari 2018, komunitas Kecamatan Jabung Bersatu atau yang lebih akrab di sapa dengan KJB melakukan agenda kegiatan di Dusun Busu Desa Slamparejo Kec. Jabung Kabupaten Malang.

Tema dari kegiatan tersebut adalah INDONESIA TEMPOE DOLOE "Sinau kesenian dan dolanan djaman mbijen". Mengenalkan dan melestarikan kembali budaya dan permainan tradisional pada jaman dulu.

Di ikuti oleh teman-teman dari berbagai lintas komunitas yang ada di Malang Raya. seperti Bpkel Oi Ngalam Utara, BPK Oi Malang Raya, Kecamatan Poncokusumo Bersatu (KPB), Landhang Mayeng, Paguyuban Muda Penggiat Topeng Jabung, Bagaskara Musik Etnik, Garuda Muda Indonesia, Paguyuban Tari Budaya Busu, Gubuk Baca Lepen Sabin, Gerakan Slankers Malang (GSM), Koclok Ilakes, Kpj Bolo Singo, dan komunitas lainnya.




Bertempat di balai dusun Busu dan sekitaran jalan. Bersama adik-adik kami belajar menari, bernyanyi, main egrang, dakon, lompat tali, dan banyak lagi permainan seru lainnya yang asyik untuk dimainkan. Menjadikan suasana penuh tawa dan juga senyuman. Menjalin keakraban menambah persaudaraan.




Setelah acara berakhir kita semua berkunjung ke Gubuk Organik. Bersama-sama saling memberikan energi positif, menjadikan motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi lingkungan sekitar kita.




Terimakasih kepada semua teman-teman seluruh lintas komunitas, yang telah menjadikan hari minggu kami dan adik-adik kami di Dusun Busu ini menjadi lebih berkualitas. 

Dari pelosok desa terpencil kami menyampaikan salam. Salam cinta sebening embun di pagi hari, jabat erat penuh kasih sayang. Seduluran saklawase, guyup rukun sak kabeh-kabeh e. 

Semoga Allah selalu menjaga persaudaraan kita semua, dan menjadikan kita sebagai orang-orang yang bermanfaat bagi alam raya dan sekitarnya. 


INDONESIA !!!!!!!!!!
Siap!!. 
Merdeka!!!.